Nationalpost.id

Jelas, Aktual, Terlengkap dan Terpercaya

Ketua TIB, Andre dari Papua Serukan Basmi ISIS dari Indonesia, ISIS bukan Islam dan Tolak Kepulangan 600an Kombatan ISIS ke Indonesia!

2 min read
Bagikan Berita

1,000,596 total views, 4 views today

 

 


NationalPost, Jakarta Pusat, Senin (10/02/2020) 16:00 PM,

Ratusan orang yang tergabung dalam Relawan Ormas Timur Indonesia Bersatu yang telah mendukung sepenuhnya dan turut berperan serta memenangkan Presiden Joko Widodo melakukan aksi damai berupa orasi di Taman Pandang, Monas, Jakarta Pusat, Senin (10/01/2020) siang.

Aksi mereka dalam rangka menolak kembalinya 600-an kombatan gerakan Islamic State Irak and Syirian (ISIS) ke Indonesia.

Terlihat Relawan Ormas Timur Indonesia Bersatu (TIB) mulai berdatangan dan berkumpul untuk memulai orasinya menolak Kepulangan sekitar 600an Kombatan ISIS ke Indonesia.

Pembukaan Orasi ini diawali dengan Doa Bersama.

Andre, Ketua TIB dalam orasinya menolak Kepulangan 600an Kombatan ISIS ke Indoensia, NKRI Harga Mati!
Andre, Ketua TIB dalam orasinya menolak Kepulangan 600an Kombatan ISIS ke Indoensia, NKRI Harga Mati!

Ketua Ormas Timur Indonesia Bersatu, Andre dari Papua dalam orasinya mengatakan, gerakan ISIS sangat berbahaya dan tidak sesuai dengan budaya di Indonesia.

Turut Hadir YULIA dari Ketua RJ2P19 pada Orasi di Taman Pandang, Monas Siang ini (10/02).
Turut Hadir YULIA dari Ketua RJ2P19 pada Orasi di Taman Pandang, Monas Siang ini (10/02).

Pihaknya pun sepakat dengan Presiden Joko Widodo dengan tegas menolak kepulangan sekitar 600an kombatan gerakan ISIS yang telah berkembang di negara Timur Tengah tersebut ke Indonesia.

Bu YULIA dari Ketua RJ2P19 Turut menghadiri Orasi Penolakan Kepulangan 600an Kombatan ISIS ke Tanah Air Indonesia.
YULIA dari Ketua RJ2P19 Turut menghadiri Orasi Penolakan Kepulangan 600an Kombatan ISIS ke Tanah Air Indonesia.

“Ideologi bangsa Indonesia adalah Pancasila. Kami menolak ideologi radikal ISIS. Kita harus bersatu padu, jangan sampai ada yang mengubah ideologi bangsa dan negara kita,” kata Andre.

Para Peserta Orasi membentangkan berbagai spanduk penolakan kepulangan kombatan ISIS ke Indonesia.
Para Peserta Orasi membentangkan berbagai spanduk penolakan kepulangan kombatan ISIS ke Indonesia.

Selain Orasi juga Pembubuhan cap telapak tangan berwarna merah di kain berwarna putih.

Masih kata Andre, pihaknya berharap peran aktif Kementrian Agama serta semua pihak beserta aparat keamanan termasuk Aparatur Pemerintahan untuk secara tegas menolak kepulangan kombatan ISIS dan memberantas dan membasmi ISIS hingga ke akar-akarnya di Indonesia. Menurutnya, ISIS berpotensi mengancam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Turut hadir Oscar Pendong pada Orasi penolakan kepulangan kombatan ISIS ke Indonesia ini.
Turut hadir Oscar Pendong pada Orasi penolakan kepulangan kombatan ISIS ke Indonesia ini.

“Saya dari Timur Indonesia Bersatu (TIB) yang turut memenangkan Presiden Jokowi, Sa Papua Sa Indonesia, kami katakan bahwa ISIS bukanlah Islam dan kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk paham, bahwa ISIS merupakan organisasi yang mengatasnamakan Islam namun justru merusak citra Islam. Kami minta pemerintah segera mengambil sikap atas ancaman ini dan siapapun untuk segera tolak kepulangan mereka ke Indonesia” ujarnya.

TurutBerbagai Spanduk dibentangkan pada Orasi penolakan kepulangan kombatan ISIS ke Indonesia di Taman Pandang, Monas Siang ini (10/02/2020).
TurutBerbagai Spanduk dibentangkan pada Orasi penolakan kepulangan kombatan ISIS ke Indonesia di Taman Pandang, Monas Siang ini (10/02/2020).

Dalam aksinya tersebut, Andre, Ketua TIB memekikan “NKRI Harga Mati, ISIS bukanlah ISLAM, ISLAM Rahmatan Lil Alamin YES! ISIS NO!!!”, “TOLAK ISIS Kepulangan 600an Kombatan ISIS ke Indonesia, ”pungkasnya.(red)

Salah satu Spanduk dibentangkam sebagai rasa solidaritas penolakan atas rencana kembalinya sekitar 600an Kombatan ISIS ke Indonesia.
Salah satu Spanduk dibentangkam sebagai rasa solidaritas penolakan atas rencana kembalinya sekitar 600an Kombatan ISIS ke Indonesia.